DPD HIPAPN Kota Bandung, Siap Budayakan Ayam Pelung, Sebagai Icon Jawa Barat Yang Mendunia
![]() |
| Wisnu Safari Siap Potensikan Ayam pelung.(Foto: Nijar/media3.id) |
Kota Bandung, Mediatiga.id - Ketua DPD Himpunan Peternak, dan Penggemar Ayam Pelung Nusantara (HIPAPN) Kota Bandung Wisnu Safari, siap potensikan ayam pelung di Kota Bandung, sebagai aset Jawa Barat yang harus dibudayakan serta dilestarikan, dan eksis dikancah internasional, Bandung,31 Desember 2018
Wisnu Safari menjelaskan, bahwa ayam pelung merupakan salah satu icon Jawa Barat, yang asli dikembangkan di Kabupaten Cianjur, sebagai peliharaan pribadi, dan diternakan masyarakat Cianjur sebagai konsumsi masyarakat.
"Dalam hal ini ayam pelung mempunyai keunikan tersendiri dibanding ayam lainnya, ayam pelung mempunyai khas dalam suara yang unik, atau biasa disebut oleh para penggemar suara melung, oleh sebab itu ayam pelung dinamakan seperti itu, karena keunikan suaranya yang unik," kata Wisnu
Selain itu untuk melestarikan ayam pelung tersebut, DPD HIPAPN kota Bandung menggelar latihan bersama setiap satu bulan sekali, dan kontes besar enam kali dalam satu taun untuk regional Jawa Barat, dan satu kali untuk wilayah Nasional
"Alhamdulillah dengan acara tersebut, DPD HIPAPN Kota Bandung bisa menjaring penggemar dalam jumlah besar, yang nantinya para peserta akan diberikan edukasi dalam mengurus seni suara ayam pelung, untuk dipertandingkan ditingkat Nasional," ujar Wisnu
Wisnu berharap dengan adanya HIPAPN sebagai wadah organisasi penggemar dan peternak ayam pelung, bisa merekatkan tali silaturahmi, serta turut eksis dalam meng publikasikan ayam pelung sebagai plasma nutfah asli Jawa Barat, dan pemerintah juga bisa ikut andil terutama Dinas ketahanan Kota Bandung, Pariwisata, dan pemerintah kota Bandung khususnya.
"Saya berharap semoga dengan usaha kami di HIPAPN Kota Bandung sebagai organisasi penggemar dan peternak ayam pelung, bisa memberikan manfaat dan edukasi khususnya untuk anggota dalam mengexpresikan hoby nya dalam memelihara ayam pelung, dan umumnya untuk masyarakat Kota Bandung, saya juga berharap pemerintah dalam hal ini, bisa mendukung kami untuk melestarikan icon asli Jawa Barat, maka dari itu kami mempunyai slogan, Daek Teu Daek Kudu," tandas Wisnu. (Nizar)

No comments