BIJB Kertajati Bisa Layani Traveling ke Penjuru Dunia
![]() |
| Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. ( Foto: Nano/ media.id) |
Majalengka, media3.id - Pemerintah Propinsi Jawa Barat sangat serius mendorong sektor pariwisata agar ke depan bisa menjadi daerah tujuan destinasi wisata, apalagi ke depan kalangan menengah sangat membutuhkan kegiatan traveling.
“Saya sudah mengganggarkan hampir setengah triliun dengan 40 destinasi wisata di Jawa Barat. Karena itu, sektor pariwisata diharapkan memberikan gairah ekonomi Jawa barat ke depan,” papar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, ketika mendampingi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam gelar “Ngapung Bareng ti Kertajati, dari Kertajati ke Penjuru Dunia”, di BIJB Kertajati, Rabu (9/1/2019).
Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi beserta Sekda dan jajaran, serta para bupati/walikota se-Jawa Barat, unsur perusahaan penerbangan, dan lain hal.
Menurut Ridwan Kamil, pihaknya ingin mempercepat pertumbuhan BIJB karena memang keberadaannya sangat dibutuhkan untuk masyarakat Jawa Barat. Dengan makin banyak masyarakat di Jabar yang suka melakukan perjalanan fan ini tentunya sangat membutuhkan bandara yang lebih besar lagi.
“Saya memperkirakan dalam lima tahun ke depan akan makin banyak golongan menengah ke atas yang melakukan perjalanan dan ini harus diantisipasi dengan bandara yang memadai,” sebutnya.
Selain pariwisata, kata Ridwan, masalah umroh harus ditangani lebih bagus lagi. Disebutkannya, jumlah masyarakat yang ingin umroh setiap tahun juga meningkat. Dia berharap pelaksanaan umroh tidak perlu lagi ke Bandara Soekarno-Hatta tetapi bisa berangkat dari Kertajati.
Serupa dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati harus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke provinsi Jawa Barat. Disebutkannya, BIJB Kertajati sudah bertaraf internasional yang memiliki fasilitas dan sarana yang memadai.
“Kita tinggal dorong maskapai dan promosi pariwisata yang gencar," pungkasnya. (Nano)

No comments