ads

ads header

Breaking News

BPJS KESEHATAN TEKANKAN KENDALI MUTU RUMAH SAKIT




 V. Retno Setyaningsih, SKM.,MMR.
 (Foto: Shaleh Rudianto/media3.id)

Klaten, Media3.id - Rumah sakit di kabupaten Klaten tetap terjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. "Sejumlah dua belas rumah sakit di Klaten tetap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan tetap melayani masyarakat peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)", ucap Juliansyah, Kepala BPJS Kesehatan kantor cabang Boyolali. Kendati terhadap keduabelas rumah sakit tersebut BPJS Kesehatan masih menunggak utang pembayaran klaim BPJS senilai hampir empat puluh miliar rupiah.

Sementara itu menurut V. Retno Setyaningsih, SKM.,MMR., sertifikasi rumah sakit merupakan ukuran mutu yang digunakan sebagai patokan kompetensi dalam melayani masyarakat. "Sertifikat akreditasi inilah yang menjadi syarat wajib bagi rumah sakit yang hendak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan", ucap Retno yang kini menjabat Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DinsosP3AKB Klaten. 

Merunut pengalaman Retno semasa mempersiapkan akreditasi RSUD Bagas Waras Klaten beberapa waktu silam, dikatakannya BPJS Kesehatan sangat memperhatikan aspek kunci keselamatan pasien (patient safety) yang diindikasi dari sistem kendali mutu pada rumah sakit.

"Persyaratan akreditasi itu mencakup surat izin operasional, surat penetapan kelas rumah sakit, surat izin praktik (SIP) tenaga kesehatan yang berpraktik, nomor pokok wajib pajak badan, perjanjian kerjasama dengan jejaring ketika diperlukan, dan surat pernyataan kesediaan memenuhi peraturan terkait Jaminan Kesehatan Nasional", papar Retno seraya menambahkan bahwa peninjauan akreditasi dilakukan secara tiap tahun, sedangkan akreditasi ulangnya dilakukan tiap tiga tahun. • (Shaleh Rudianto)

No comments