ads

ads header

Breaking News

Karang Taruna Kec Ciparay Gelar Coklat Saba Desa Dan Silaturahmi Budaya.


Media3,id kab Bandung- Bertempat di Alun-alun kecamatan Ciparay, Sabtu(2/3) Karangtaruna kecamatan Ciparay menggelar
Coklat saba Desa dan silaturahni budaya serta mewujudkan program ciparay maysrakat gemar membaca( Maraca), dalam arti besar membaca diri, membaca lingkungan, membaca kondisi, membaca keamanan dengan  mewujudkan program urang Ciparay,pikeun di wariskeun ka generasi urang  jaga ( Guna di wariskan kepada generasi muda orang Ciparay)

 Dalam giat Coklat Saba Desa di isi dengan  Festival olahraga tradisional, Gelar seni dan budaya lokal,diantaranya  karinding Sunda serta Seni Terbang.
 Selain di isi Lomba Tumpeng juga di gelar Produk UKM, dan Sosialisasi Litrasi dengan mengusung program Wakaf buku dari Karang Taruna kecamatan Ciparay pelaku UKM , yang di hadiri juga oleh DISARPUS kabupaten Bandung, yang mewakafkan ke Pudes Mutiara Ilmu desa Ciparay," tutur Dani Hamdani S.Pdi selaku Sekjen Karang Taruna kecamatan Ciparay



 Lanjut Dani," Kami Karang Taruna Ciparay mendukung ibu camat Ciparay menjadi bunda literasi kecamatan.
 Masih menurut Dani,"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini kami berharap ide kreatif masyarakat Ciparay pada khususnya dalam mengembangkan seni budaya dan budaya literasi di kec ciparay semakin meningkat dan dapat di ambil sosial impact," jelasnya.
 Dani juga mengucapkan,rasa terimasih kepada Camat Ciparay, Yusuf supriatna,S.Ag,.M.Si beserta ibu yang terus mensuport kegiatan Karang Taruna Kecamatan Ciparay.

 Tidak lupa kami haturkan terimakasih juga kepada Disarpus kabupaten Bandung,Dispusipda Provinsi Jawa Barat serta  PT djarum Coklat dan semua pihak yang telah ikut mensukseskan acara ini," tegas Dani saat wawancara dengan Crew Media3.id.

 Masih ditempat yang sama , H.Revin Ridwan Irfanto S.Sos, menuturkan, bahwa kegiatan Coklat Saba Desa ini, tujuan utamanya adalah meningkatkan Tali Silaturahmi dan memperkenalkan kembali seni Tradisional asli urang Sunda yang hampir punah di telan jaman Modernisasi ini, agar anak bangsa khususnya generasi muda bisa mengenal dan mencintai serta bangga akan  budaya sendiri, selanjutnya bisa ngamumule( memelihara dan menjaga) budaya tradisional warisan dari leluhur kita." Ungkapnya. ( Arbim)

No comments