ads

ads header

Breaking News

Bupati Bogor : Beberapa Proyek Pemerintah Pusat Belum Terealisasi di Kabupaten Bogor


BOGOR, media3.id – Bupati Bogor Ade Yasin memberi tanggapan menarik mengenai proyek jalur kereta Light Rapid Transit atau LRT Jabodebek seperti yang tertera dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) 2018-2029. Menurut dia, pemerintah daerah sering dibuat pusing oleh proyek pemerintah pusat, termasuk LRT. Dia mengeluhkan, beberapa proyek pemerintah pusat banyak yang belum dilanjutkan meski pemerintah Kabupaten Bogor telah membantu.

Bupati Ade Yasin lantas mencontohkan proyek Rest Area Puncak."Padahal kami sudah siapkan tanahnya, kadang kami sudah semangat di sananya (pemerintah pusat) lambat” tutur Bupati saat ditemui dalam acara Musrenbang RPJMD 2018-2023 Kabupaten Bogor, di Gedung Tegar Beriman, Pemda Cibinong-Bogor Senin, (22/4/2019). Berdasarkan RITJ 2018-2029, jalur LRT Jabodebek juga akan melintasi Kabupaten Bogor yaitu Sentul City, Gunung Putri, dan Cibanon. Namun Pemerintah Kabupaten Bogor pun belum melakukan apapun untuk menyokong proyek tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, mengatakan bahwa kelanjutan proyek jalur kereta LRT Jabodebek menunggu tindaklanjut dari pemerintah pusat. Menurut dia, memang sudah dipastikan dalam RITJ Jabodetabek kawasan di Kabupaten Bogor yang akan dilintasi jalur LRT. Tapi, pemerintah daerah belum bisa bergerak dengan alasan Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut belum diterima. Dia memastikan pemerintah Kabupaten Bogor baru bisa bergerak setelah menerima DED dari pemerintah pusat. “Kami belum bisa melakukan apa-apa kami menunggu karena itu proyek pusat,” jelas Syarifah. (BMS)

No comments