ads

ads header

Breaking News

Fokuskan Pemberdayaan Kader, PW Hima Persis DKI Jakarta Gelar Muskerwil


Media3.Id, Jakarta - Pengurus Pimpinan wilayah Hima Persis DKI Jakarta selenggarakan acara Musyawarah Kerja Wilayah ( Muskerwil 1 ). Mengangkat tema Reformulasi Hima Persis Jakarta sebagai Gerakan pemberdayaan Kader Menuju kedigdayaan Organisasi, bertempat di  Aula PW Persis DKI Jakarta.

Pada sambutan Muskerwil I, Ketua PW Hima Persis DKI Jakarta menjelaskan berkenaan dengan tema yang diangkat.

"Tema tersebut tidak lepas dari kebutuhan kader, yang harus di ayomi, difasilitasi dan diberdayakan untuk  pengembangan shof skillnya, sehingga organisasi mampu melahirkan kader-kader yang berkualitas, jelas skillnya, produktif dan inovatif artinya banyak melahirkan karya dan terobosan-terobosan yang konstruktif," ungkap Ilham Nurhidayatullah (18/5/2019)

Pada tahun pertama PW Hima Persis DKI Jakarta akan lebih memfokuskan ke internalisasi untuk pengembangan kader dan penguatan organisasi. Di  harapan  organisasi mampu berjalan ideal dan bisa menjadi prototipe untuk PW Hima Persis yang lainnya.

"Dalam mengurus organisasi harus punya skala prioritas. Karena Hima Persis merupakan organisasi kader maka yang di utamakan ialah pengembangan kader dan penguatan organisasi. Menjadi laboratorium pengkaderan dalam menyiapkan generasi umat dan bangsa kedepannya. Makan internalisasi menjadi prioritas," kata Ilham

Sidang Musyawarah Kerja (MUSKERWIL) dipimpin langsung oleh Sholahudin, wakil ketua Hima Persis DKI Jakarta. Dimulai dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 06.00.

Perumusan program kerja berjalan cukup alot. presentasi dan diskusi program berjalan secara dinamis namun membuahkan hasil yang sangat baik.

"Program-program yang dirumuskan sangat aspiratif dan inovatif. Semua program tersebut di rumuskan untuk memberikan kemanfaat yang luas, baik bagi internal Hima Persis, maupun bagi eksternal baik otonom persis maupun pemerintah," ujar Sholahudin

Wakil ketua juga mengajak kepada stakeholder, baik pemerintah maupun otonomi jam'iyah untuk sama-sama bersinger bergotong royong membererikan kebaikan dan kemanfaatan satu sama lain.

"Pemerintah harus mengakomodir segala bentuk kegiatan organisasi yang baik, dan bermanfaat, sehingga program-program dapat disupport dengan semestinya, orientasinya mendidik dan kopi memfasilitasi generasi muda sebagai generasi pelanjut bangsa," tandas Sholahudin.

(Nijar)

No comments