Ben Siburian : PPDB Sistem Zonasi Terkesan Tidak Transparan
BOGOR, media3.id - Pendaftatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi dinilai tidak transparan dan terkesan ada yang ditutupi. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Relawan ASPER Jokowi - Amin Kab. Bogor Ben Siburian. Menurut Ben dengan diberlakukannya sistem zonasi maka para siswa yang pintar dan nilainya tinggi tidak ada artinya lagi karena yang diambil adalah pertimbangan jarak atau zonasi ke tempat sekolah dimana siswa tersebut mendaftar.
" Saya coba akses situs PPDB nya ada yang jarak empat ratus meter dan hampir semua sama jaraknya. Apakah satu RT/RW yang dekat dengan sekolah itu semuanya diterima. Dan alamat siswapun tidak dicantumkan dengan jelas sehingga tidak bisa dikroscek kebenaran jaraknya" tutur Ben Siburian saat ditemui di Kedai Modjook Pemda Cibinong, Senin (24/6/2019) sore.
Menurut Ben dengan tidak mencantumkan alamat siswa yang diterima dengan jelas maka kecurigaan- kecurigaan para orang tua murid yang tidak diterima anaknya akan selalu ada dan tidak bisa dibohongi. Apalagi dalam sistem keterbukaan publik zaman sekarang ini semua bisa diakses tapi harus jelas dan transparan jangan ada yang ditutupi. "Nama dan jarak siswa ada tapi alamat jelasnya tidak dipublikasikan, ada apa ini,.? tanya Ben.
Sementara itu Herman (48) bukan nama sebenarnya seorang orang tua murid yang mengaku mendaftarkan anaknya di salah satu SMP Negeri di Cibinong, Kab. Bogor dia merasa kecewa. " NEM anak saya tinggi dan jaraknyapun ke sekolah tidak terlalu jauh. Kalau diambil garis lurus tidak sampai seribu meter tapi anak saya tidak diterima" jelasnya.
Dia berharap supaya sisten zonasi ini diperbaiki dan lebih transparan supaya jangan sampai ada celah untuk bermain para oknum yang tidak berrtanggung jawab. Jangan sampai celah ini dimanfaatkan oknum untuk berbuat pungli. Karena ada dugaan bisa bermain bisa masuk sekolah pavorit tapi harus siap untuk bayar.
(BMS)

No comments