SEKCAM KERTASARI KIBULI WARTAWAN
![]() |
| Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung |
Media3id,Kertasari- Pjs camat Kertasari kabupaten Bandung berinisial C, di tuding mengibuli sejumlah wartawan yang akan menemuinya terkait permohonan konfirmasi kucuran anggaran Dana Desa 2019 di beberapa desa yang berada di wilayah kerjanya.
Entah apa yang ada dalam pemikirannya, Seakan Mr C , mempermainkan dan melecehkan profesi wartawan selaku kontrol Sosial.
Menurut Budi salah satu wartawan yang bertugas meliput di wilayah Bandung Timur,mengatakan," pernah saya menghubungi Mr C untuk bertemu di kantornya, namun Mr C berkata, jangan ke sini terlalu jauh, ketemu saja di pacet, dan saya menyanggupi untuk tidak datang ke Kantor kecamatan Kertasari," ucap Budi.
Namun setelah di tunggu-tunggu sampai sore,Mr C tidak menyambangi saya, bahkan Hp nya pun sampai saat ini di non aktifkan," jelasnya.
Senada dengan itu Mr C juga menjanjikan dengan wartawan lainnya, namun sama seperti itu kejadiannya.
Menyikapi hal tersebut,Rahmat SH ketua umum LSM PMPRI Propinsi Jawa Barat, meyesalkan sikap Pjs Camat Kertasari yang tidak menghargai dan menghormati wartawan yang ingin konfirmasi terkait bantuan anggaran Dana Desa yang sudah sebagian di cairkan oleh para kepala Desa yang berada di wilayah kecamatan Kertasari.
Menurutnya," apa yang di lakukan Mr C tidak mencerminkan seorang pejabat publik, di mana seharusnya melakukan kemitraan yang baik dengan wartawan , bukannya menghindar dan menjanjikan yang tidak jelas, terlebih wartawan butuh informasi untuk di tayangkan,agar beritanya seimbang dan jelas,"tegas Rahmat.
Untuk itu kita berharap ada ketransparan dan keterbukaan dari Mr C, terkait anggaran Dana Desa 2019,untuk di minta tanggapan sesuai dengan tupoksinya selaku Sekcam dan Pjs Camat Kertasari.
Atau jangan-jangan Mr C menerima upeti dari para kades yang mendapatkan kucuran Dana Desa, dan tidak mau terbongkar kasusnya oleh wartawan ,sehingga sulit untuk di temui.
Kita juga berharap Mr C jangan menjanjikan kepada wartawan bilamana hanya untuk.mempermainkan seakan melecehkan profesi wartawan," ujar Rahmat.
Sampai berita ini diturunkan, Senin(3/6) Mr C sulit untuk di hubungi dan nomor ponselnya nya pun tidak di aktifkan.( Arbim)

No comments