Tradisi Leluhur "Paparadangan" Menandai Mushola Al Makmur Diresmikan
Bupati Majalengka H Karna Sobahi, meresmikan mushola Al Makm.(foto: Nano/media3.id)
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita disaksikan
Camat dan unsur Muspika jatitujuh, Kabag Protokoler Setda Majalengka dan para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Majalengka H Karna Sobahi menyebutkan, tetap berkomitmen mewujudkan majalengka yang agamis selaras dengan visi Majalengka Religius, Adil, Harmonis dan Sejahtera (Raharja)
"Diantaranya Pemerintahan kami senantiasa mendukung dan menyemarakan kegiatan-kegiatan keagamaan dengan memberikan insentif kepada guru ngaji, imam masjid, dan bantuan sarana keagamaan," paparnya.
Pihaknya mengaku terkesan dan mengapresiasi kebersamaan serta kegotongroyongan jamaah mushola dalam membangun sarana ibadah yang representatif sekaligus menjaga tradisi leluhur "paparadangan", makan bersama dari hasil masakan yang dibawa dari rumah masing-masing untuk dinikmati secara bersama-sama.
"Ini merupakan tradisi leluhur yang mengajarkan kebersamaan serta merajut ikatan tali silaturahmi yang sangat positif, tradisi seperti ini harus tetap dilestarikan," katanya
Pantauan media, Kegiatan dimulai dengan istighosah dan pembacaan sholawat al-barjanji oleh tokoh agama dan diikuti seluruh jamaah mushola setempat. Kegiatan pun ditutup dengan beramatamah dengan makan bersama "paparadangan" di halaman mushola yang baru diresmikan tersebut.(Nano)

No comments