Apel gelar latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden
Banjar, media3.id - Apel gelar latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden Yonif Raider 323/13/1 Kostrad tahun 2019 di laksanakan di lapangan Upacara Yonif Raider 323/13/1 Kostrad,Selasa 12-2-19.
Apel gelar latihan Pengamanan Pemilihan Umum di tandai dengan penyematan pita tanda di mulainya pengamanan pemilihan umum di kota Banjar tahun 2019,dan diikuti dari Polres kota Banjar,Satpol PP kota Banjar,PMI,Damkar kota Banjar.
Irup Pemimpim Upacara di Pimpin oleh Danyon Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina,dan Komandan Upacara Lettu Inf Sumarna,dan tamu Undangan Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih,Wakapolres Banjar Kompol Ade Najmuloh,Subdenpom Kapten CPM Hidayat Mulyana,Kajari kota Banjar,Dandim 0613 yang di wakili oleh Kapten Yuni dan OPD kota Banjar.
Dalam sambutannya Danyon Batalyon Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina mengatakan melaksanakan Apel gelar latihan bersama dalam rangka Pengamanan Umum Pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden.tahun 2019.latihan ini merupakan latihan umum dari pimpinan di atas dari Komando atas, kita laksanakan secara struktur dan salah satunya di laksanakan di Batalyon ini dengan menggandeng seluruh Instansi terkait yang terlibat dalam Pengamanan Pemilu nanti.
Yang dilibatkan dalam mengisi materi di antaranya dari kepolisian dari Polres kota Banjar,Satpol PP,Dinas Kebakaran (Damkar),dan PMI.dan tidak kalah penting pengisian materi dari Bawaslu kota Banjar.untuk lebih mengetahui dan memberi tahu tahapan-tahapan kepada rekan-rekan Prajurit agar mengetahui lagi lebih pasti tanggal-tanggal yang kita anggap lebih rawan bila ada kegiatan Kampanye yang bersalah masif di kota banjar.anti sipasi kalau ada kerusuhan masa.
Untuk latihan di laksanakan selama tiga hari ini juga sudah program dari Komando di atas.diberi waktu untuk masing-masing Kesatuan selama tiga hari diharapkan dalam selama tiga hari tersebut sudah lengkap kita laksanakan dari mulai teori,memberikan sosialisasi tentang tahapan pemilu,kemudian real teknis pengendalian masa dan kemudian di hari terakhir di tutup dengan pelaksanaan Demontrasi pengendalian masa.
untuk wilayah Brigif 13 Tasikmalaya Prajuritnya sendiri dilibatkan 375 orang dan untuk Batalyon kami Prajurit yang dilibatkan sekitar 200 orang dan kalau di satukan dengan Instansi lain sekitar 350 orang.
Harapannya dengan latihan ini lebih kepada terkoordinasinya kegiatan Pengaman Pemilu kami mengetahui ini adalah domainnya dari Kepolisian dalam hal ini membidangi dalam keamanan dan keteriban masyarakat namun dalam salasatu tugas TNI yang di atur dalam UUD no 34 pun ada unsur perbantuan kepada Polri.harapannya supaya kita bisa lebih terkoordinir atau terkoordinasi apabila ada terjadi sesuatu sudah tidak kaget lagi dan penanganannya bisa lebih cepat. (tema)

No comments