ads

ads header

Breaking News

13 MARET PILKADES SERENTAK DI KLATEN

penetapan cakades Desa Pepe Kecamatan Ngawen, Siti Hibatun Yulaika dan Yolanda Ayu Fahma, di Kantor Desa Pepe.
 (dok. panitia pilkades/Usman Affandi)

Klaten, Media3.id-  Tepat di hari Rabu (13/3) mendatang, perpolitikan desa di seputar Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akan diwarnai dengan momentum Pemilihan Kepala Desa (pilkades).

Menurut Kabid Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes), M.Mujab, pilkades serentak Rabu (13/3) mendatang akan berlangsung di 270 desa dan diikuti oleh 792 calon kepala desa (cakades).

"Dari 792 cakades itu yang 39 merupakan pasangan suami istri (pasutri). Seperti yang ada di Desa Kepurun dan Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo", ucap Mujab.

Selain itu, lanjutnya, rivalitas pilkades yang melibatkan intra keluarga adalah antara ibu dengan anak kandung, seperti di Desa Pepe, Kecamatan Ngawen.

Diketahui, cakades petahana Desa Pepe adalah Siti Hibatun Yulaika, yang akan berkontestasi dengan putri kandungnya, Yolanda Ayu Fahma.

Kepada Media3.id panitia pilkades Desa Pepe, Usman Affandi, mengatakan bahwa kontestasi antara ibu dengan anak kandung tidak merupakan masalah, karena sesuai peraturan seluruh WNI berhak mencalonkan diri menjadi cakades, bahkan meski berasal dari luar desa pelaksana pilkades.

"Sebanyak 2.405 warga pemilih siap mensukseskan momentum pilkades Desa Pepe 13 Maret mendatang", sebut Usman.

Sementara itu, kepada Media3.id Yolanda mengaku  mendaftar bakal cakades setelah diminta oleh ibunya.  "Mulanya saya enggan, namun karena tidak ada bakal cakades lain yang mendaftar hingga hari terakhir pendaftaran, yaitu 22 Januari silam, dan agar pilkades tidak terancam mundur penyelenggaraannya, maka saya pun bersedia mendaftar dan menjadi calon penantang ibu saya sendiri yang petahana kades Desa Pepe", ucap Yolanda Ayu.

Diketahui dari panitia pilkades, bahwa Yolanda mendaftar di saat sisa waktu tinggal 15 menit menjelang ditutup. Alumni STIE YKPN Yogyakarta berusia 23 tahun ini juga terkesan tidak melakukan persiapan khusus untuk ajang pilkades mendatang.

Tahapan pilkades pun, sebagaimana yang pernah dikemukakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto, dimulai dengan penetapan cakades dan pengundian nomor urut pada Senin (4/3), lalu deklarasi pilkades damai pada Selasa (5/3; hari ini) di GOR Gelarsena yang melibatkan 2.300 undangan. Dan berikutnya kampanye tanpa aksi konvoi. ●    (Shaleh Rudianto)

No comments