ads

ads header

Breaking News

Dari Kelas 1 SD Hingga Sekarang Kelas VII SMP, Didalam Telinga Bocah Di Majalengka Bersarang Semut Dan Kertas


Majalengka, media3.id - Arif Azka (12) anak dari pasangan suami istri (Pasutri) Toto Budianto dan Euis warga Blok Sabtu, RT 01/05, Dusun Majamukti, Desa Majasuka, Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka menderita kelainan pada telinga kanannya.

Pasalnya sudah cukup lama didalam telinganya tersebut terdapat serpihan kertas putih dan  semut.

" Kejadian yang dialami anak saya ini sudah enam tahun lamanya," ungkap Toto Budianto Ayah penderita kepada media3.id, Jumat (8/3/2019).

Dikatakannya, kelainan pada anaknya tersebut dialami sejak duduk dibangku kelas 1 SD   hingga kini  kelas VII SMP.

Sementara menurut Bibi Arif, Yuliani kelainan  penyakit yang dialami Arif penyebanya belum  diketahui. Karena sejak lahir hal tersebut tidak pernah terjadi.

“Kelainan yang dialami keponakan saya itu, asal muasalnya belum diketahui. Tapi dua pekan ini, selain semut, anehnya keluar serpihan kertas putih,” ujarnya.

Menurutnya, kertas dan semut yang diperkirakan dari dalam telinga Arif cukup banyak.  Pihak keluarga sendiri sudah berupaya mengatasi kelainan yang dialami Arif selama ini.

“Usaha kami untuk  menyembuhkan Arif sudah maksimal. Baik itu jalur pengobatan secara medis, maupun pengobatan alternatif melalui orang pintar. Tapi hingga saat ini, belum diberikan kesembuhan atau pemulihan kembali," paparnya.

Diakuinya, kemarin, Kamis (7/3/2019) keponakannya telah berobat melalui jalur alternatif di Kabupaten Tasikmalaya melalui orang pintar, karena penyakitnya itu sulit diterima akal sehat.

Dari pihak keluarga Arif terlihat kepedihan yang cukup dalam atas timpahan cobaan yang dialami Arif. Apalagi ketika kambuh penyakitnya, ia menangis sambil  meraung kesakitan. Bahkan untuk meringankan rasa sakitnya,keluarganya berupaya membantu mengeluarkan ribuan semut dan kertas dari dalam telinga Arif dengan cara menjepit  menggunakan pinset (alat penjepit).

“Kalau aktivitas Arif sendiri normal seperti teman sebayanya. Cuma penyakitnya belum diketahui, bahkan dokter yang ditemuinya juga belum memberikan penjelasan secara medis,” imbuhnya.

Masih dikatakan Yuliani, untuk berobat secara medis, keponakannya pernah mendatangi ke Poli THT RSUD Cideres Kabupaten  Majalengka dan hasilnya menyebutkan jika di dalam telinga Arif masih terdapat banyak semut dan kertas.

“Anehnya, kalau penyakit belum disebut, tapi dari hasil pemeriksaan dokter, katanya masih banyak semut di dalam telinga hingga menjalar mendekati otak,”katanya.

Terpisah, Sekretaris Desa Majasuka Johan menyebutkan,  penyakit yang diderita warganya itu sudah berlangsung selama enam tahun. Namun pihak keluarga menyembunyikan dengan alasan kemungkinan malu diketahui warga lain.

“Bahkan keluarga terdekat arif juga tidak mengetahui selama enam tahun semut keluar dari telinganya. Baru saat ini, pihak keluarga melaporkan ketika keluar serpihan kertas,” ucapnya.

Kendati pihak keluarga tertutup, kata dia, pihak pemerintah desa tidak berdiam diri. Saat ini, pihak desa melakukan upaya maksimal dalam mengobati penyakit yang diderita Arif.

“Jujur saja, selama ini pihak keluarga arif tidak pernah melapor atas musibah penyakit yang menimpa anaknya. Kami dari pihak desa pro aktif mendatangi rumah Arif setelah mengetahui penyakit aneh tersebut,” terangnya.

Pihaknya mengaku prihatin dan merasa kasihan kepada Arif di usianya yang masih anak-anak, menderita penyakit yang terbilang aneh.

" Mari kita do’akan semoga Arif diberi kesembuhan. sehingga dapat pulih kembali seperti sediakala”,  pungkasnya penuh harap. (Nano).

No comments