ads

ads header

Breaking News

HUJAN EKSTRIM LUMPUHKAN SEBAGIAN WILAYAH KLATEN

suasana air rob usai hujan ekstrim di Klaten Selatan.
(Foto: Shaleh Rudianto/media3.id)

Klaten, Media3.id-   Hujan sangat deras yang disertai badai dan desingan halilintar pada Rabu siang (6/3) mulai pukul 12.47 wib kemarin ternyata telah melumpuhkan sebagian wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hujan dan badai berlangsung cukup lama, sekira empat jam. Sejumlah sungai meluap dan menyebabkan genangan terhadap area persawahan, permukiman dan jalan.

Wilayah Klaten yang terdampak air sungai meluap di antaranya adalah Kecamatan Bayat, di Desa Paseban yang disusul dengan tanah longsor. Juga Desa Jambakan yang diikuti dengan tanggul jebol. Dua desa lainnya, yaitu Desa Krakitan yang diikuti tebing longsor, dan di Desa Beluk Sungai Dengkeng meluap.

relawan Lindu Aji (LA) saat mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah lokasi secara bergilir.


Dari keempat desa di Kecamatan Bayat itu diketahui 13 Kepala Keluarga, atau sekira 55 jiwa mengungsi ke tempat yang dirasa aman, seperti ke rumah kerabat.

Sementara itu di Kecamatan Cawas, bencana mendera dua desa, yaitu Desa Karangasem (tanggul sungai Gamping jebol), dan Desa Japanan (tanggul sungai Dengkeng jebol).

Di Kecamatan Gantiwarno, bencana tanggul jebol mendera Deda Gentan. Kemudian di Kecamatan Klaten Selatan, di Desa Sumber Rejo sungai Ngogik meluap.

Kecamatan Trucuk pun turut terdampak bencana, di antaranya Desa Kali Kebo sungai Dengkeng meluap dan pohon tumbang menimpa teras rumah salah satu warga. Lalu di Desa Gaden terluapi air terusan sungai Dengkeng.

Terpantau terakhir di Kecamatan Karangdowo, tepatnya di Desa Ringin Putih berupa pohon besar tumbang melintangi jalan.

Menyikapi informasi perihal gejala bencana dari berbagai pengurus kecamatan (PK), Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lindu Aji (LA) Kabupaten Klaten, Haryana, segera mengerahkan segenap jajaran PK-LA untuk memastikan dampak riil yang ada dan menginventarisir bantuan logistik yang sekiranya akan diperlukan para warga di wilayah terdampak.

"Tepat pada pukul 18.00 wib kemarin, saya perintahkan kepada segenap jajaran pengurus kecamatan (PK) untuk memastikan dampak riil yang terjadi dan bantuan logistik apa yang nantinya diperkirakan diperlukan para warga di wilayah terdampak.  Sementara itu dari jajaran DPC, saya perintahkan saudara Ari Widianto dan Aditya sebagai koordinator lapangan (korlap) tim DPC untuk back up", ucap Haryana.

Semenjak kemarin malam hingga siang hari ini (Kamis,7/3), lanjut Haryana, terverifikasi kedaruratan yang terjadi berupa wilayah-wilayah terdampak musibah menjadi terisolir. "Dan bantuan logistik yang amat segera diperlukan di antaranya air untuk kebutuhan minum dan makanan siap santap", tandas Haryana.

Salah satunya di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, tim relawan Lindu Aji menggelontorkan bantuan logistik air minum dan makanan siap santap agar tidak terjadi kekurangan makanan dan minuman pada para warga korban.

Bantuan pun didistribusikan secara bergulir hingga siang tadi agar tidak terjadi kevakuman persediaan makanan. Hal yang sama juga dilakukan di Desa Pacing Kecamatan Wedi.

Sementara itu, terkonfirmasi melalui Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronny Roekminto, bahwa pemerintah Kabupaten Klaten siap mengalokasikan anggaran sekira limaratus juta rupiah untuk penanganan pasca bencana.•  (Shaleh Rudianto)

No comments