ads

ads header

Breaking News

260 SISWA SMPN 3 CIPARAY IKUTI UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER


Media3.Id Kab Bandung - Memasuki hari ke-dua Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), para siswa dari SMPN 3 Ciparay kabupaten Bandung, menjalankan ujian lancar. Meskipun sempat terjadi kendala terkait gangguan jaringan server di hari kedua  namun UNBK ini dapat diselesaikan dengan kondusif hingga pelaksanaan berakhir yang di gelar di Sekolah SMK Wirakarya Ciparay, mulai Senin( 22/4) kemarin sampai hari ini.

  Menurut kepala sekolah SMPN 3 Ciparay Hj Lisnur S.Pd.MM,Pd melalui Wakasek bidang Kurikulum Deni Permana S.Pd, MM.Pd didampingi H.Agus Bachtiar bag Humas SMP 3 Ciparay, mengatakan," kegiatan UNBK 2019 SMPN 3 Ciparay yang di ikuti 260 siswa, pelaksanaannya masih tetap di sekolah SMK Wirakarya Ciparay, sejak digulirkannya UNBK tiga tahun lalu," jelasnya.

 Kendalanya Sekolah kami, belum mempunyai sarana prasarana komputer yang lengkap,namun demikian InsyaAllah tahun depan, mudah-mudahan sudah siap dan mandiri melaksanakan UNBK di Sekolah kami,
adapun 3  ruangan yang kami pakai dari 260 siswa yang mengikuti UNBK, kami bagi menjadi 3 sesi pelaksanaan Ujian,pagi, siang dan sore." terangnya.

  Diakui Deni,pelaksanaan UNBK pada hari pertama berjalan lancar, namun pada hari kedua ada sedikit kendala gangguan error Sistem jaringan secara Nasional, sehingga siswa 1/2 jam terganggu dalam melaksanakan UNBK pada sesi pertama, namun sesi selanjutnya berjalan lancar tidak terjadi gangguan lagi," ungkapnya.

 Masih menurut Deni," Siswa kami dalam melaksanakan UNBK secara teknis sudah tidak asing lagi dan cukup.paham serta mengenal tata cara mengisi soal-soal ujian.

  karena sebelumnya pihak kami, melakukan pemantapan pelatihan simulasi/gladi  serta Frivate yang dilakukan oleh guru-guru SMPN 3 Ciparay, tujuannya agar siswa bisa mengerjakan soal-soal ujian dengan benar, dengan harapan lulus 100 persen, sesuai dengan generasi jaman Now, pelaksanaan UNBK ini sangat efektif, namun kendalanya yaitu tadi jaringan server bila ada gangguan kita tidak bisa berbuat apa-apa," ungkapnya.

  Harapan kedepannya pelaksanaan UNBK bisa lebih baik lagi dari sekarang dan tidak ada kendala-kendala yang mengganggu siswa dalam melaksanakan UNBK terkait jaringan.

 Walau demikian kami selaku guru SMPN 3 Ciparay tetap berharap pemerintah segera memberikan bantuan sarana prasarana UNBK ke sekolah kami, agar tahun depan pelaksanaan UNBK bisa di gelar di sekolah kami dan tidak meminjam tempat ke sekolah lain," tandasnya.

  Ironisnya terkait UNBK di kabupaten Bandung, menurut  Rahmat SH ( Bang Joker) ketua LSM PMPRI Propinsi Jawa Barat yang selama ini bergerak dan berkecimpung dalam bidang pemerhati Sosial, Politik dan Budaya serta Pendidikan, yang berkolaborasi dengan KODAM III Siliwangi dalam penataan Program Citarum Harum, menyebutkan ada salah satu sekolah SMP Swasta di Wilayah kecamatan Ciparay  yang mendapatkan bantuan komputer dari pemerintah, namun dalam pelaksanaan UNBK tidak mempergunakannya sarana prasarana tersebut, tentunya ini perlu segera di sikapi dan di pertanyakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung," tegasnya. ( Arbim)

No comments