ads

ads header

Breaking News

Harmonisasi Cellica - Jimmy Pecah, Memberi Contoh Buruk Bagi Masyarakat Karawang


Karawang, media3.id - Hubungan Harmonisasi Bupati dan Wakil Bupati Karawang diduga kini semakin memburuk. Hal ini terlihat pasca Pemilihan Umum Pilpres dan Pileg. Karena keduanya sma sama mengklaim akan memperoleh kursi parlemen terbanyak sehingga di saat Pilkada nanti bisa mengusung mencalonkan Bupati, Selasa (23/04/19).

Berawal dari pemberitaan salah satu media online “Pilkada 2020 Cellica Diatas Angin Tak Perlu Kwalisi Dengan PKB” yang menuturkan di Pilkada 2020, Demokrat Karawang bisa mengusung calon sendiri tanpa harus kwalisi dengan PKB,

Kabar dugaan  Partai Demokrat enggan berkwalisi dengan Partai PKB pun sampai ditelinga Ahmad Jamakhsyari S.Ag Wakil Bupati Karawang yang biasa disapa Kang Jimmy.

Jimmy pun berkomentar melalui salah satu media online, yang menurutnya bahwa dirinyapun ogah berkwalisi dengan partai yang berlambangkan mersi tersebut. Karena menurut Jimmy, tidak jadi persoalan di pilkada nanti Demokrat tidak akan berkwalisi lagi dengan PKB.

“2021 itu kita hanya ingin kwalisi berbasis qolbu, kwalisi yang tidak mengedepankan kepentingan, melainkan mengedepankan suasana kebatinan persahabatan dan perkawanan. Saya ucapkan terimakasih kalau Demokrat tidak mau lagi kwalisi dengan PKB karena kita hanya ingin kwalisi berbasis qolbu, kwalisi yang bukan hanya berpikir 5 tahun kedepan tetapi kwalisi persahabatan dan perkawanan dunia akherat” kata Jimmy disampaikan di slah satu media online.

Ketidak harmonisan Bupati dan Wakil Bupati Karawang terlihat semakin sejalas disaat Cellica yang memanjang fotonya sedirian di surat undangan acara Haul Makam Syekh Quro dan Syeh Bentong ke 160.

Ketidak harmonisan Butati dan Wakil Bupati Karawang dikomentari oleh warga Karawang yang merasa prihatin ketidak harmonisan Bupati dan Wakilnya karena menurutnya hal seperti ini tidak pantas dilakukan, namun yang harus dilakukan oleh keduanya haruslah bersinergi “harapan kami Bupati dan Wakil Bupati bisa bersinergi agar rakyat (masyarakat) tidak bingung” kata Edi warga Kecamatan Batujaya, Selasa (23/04/19).

(Dmn)

No comments