KETUA DPRD JABAR: AWASI EFEKTIFITAS ANGGARAN PROGRAM CITARUM HARUM
Media3.Id- Bandung- DPRD Jawa Barat meminta semua pihak ikut mengawasi berjalannya program CItarum Harum yang dalam waktu dekat ini, anggaran dari pusat akan segera turun.
Untuk diketahui pemerintah provinsi Jawa Barat mengajukan Rp 605 miliar untuk program Citarum Harum 2019 ini. Dana tersebut dialokasikan untuk operasional Kodam III Siliwangi sebesar Rp 300 miliar, pembangunan danau retensi sebesar Rp 200 miliar, pengadaan 10 unit excavator Rp 20 miliar, operasional dan pemeliharaan 10 unit excavator Rp 8,5 miliar, pengadaan 19 insenerator sebesar Rp 12,5 miliar, normalisasi lokasi oxbow Rp 46,5 miliar dan pembangunan 2.050 MCK Rp 12,3 miliar.
Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, anggaran dari pusat tersebut tidak hanya diawasi oleh DPRD maupun eksekutif. Namun masyarakat pun harus berperan aktif mengawasi efektifitas penggunaan anggaran tersebut.
"Kami berharap lebih cepat lebih baik (anggaran segera turun), kemudian juga bisa cepat mengatasi masalah yang terjadi saat ini,"kata Ineu di kantornya, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 8 Maret 2019.
Diakui Ineu, pihaknya yakin anggaran yang besar tersebut bisa diimplementasikan sesuai dengan peruntukannya dan juga penganggarannya jika peran aktif semua pihak ikut mengawasinya. Pemerintah dan masyarakat ikut bersama-sama mengawasi berlangsungnya program Citarum Harum tersebut.
Terkait dengan masih terjadinya banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Citarum dan beberapa anak sungai Citarum, Ineu meminta pemeritah daerah melakukan penanganan jangka pendek yang berkesinambungan dengan program yang akan dijalankan pada Citarum Harum tahun ini.
Untuk diketahui, saat ini pemerintah tengah merencanakan untuk membuat kolam retensi dan juga penggalian Curug Jompong. DPRD berharap pemerintah daerah ikut mendukungnya dalam hal percepatan pembangunannya terlebih saat ini pengerjaan akan berpacu dengan cuaca.
"Kemudian yang harus jadi perhatian (sebagai upaya penanganan jangka pendek) itu titik banjir, logistik juga harus jadi perhatian," kata dia.
Menurut Ineu, logistik untuk warga sudah siap sejak awal tahun. pemerintah memastikan jumlah logistik untuk bencana banjir sudah cukup. Ineu pun menambambahkan pihaknya berharap dalam penyalurannya juga tidak mengalami kendala apapun.(.Arbim)

No comments