Komunitas Bandung Milenial Working Menolak Perpecahan People Power
![]() |
| Komunitas BMW saat deklarasi damai usai pemilu. |
Bandung, media3.id - Bertempat di Cafe Bang Hen Jl. Padasuka No.131, Pasirlayung, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Bara Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019 dilaksanakan dengan bertemakan "Dengan Semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia Kita Menciptakan Situasi Kondusif Dalam Berdemokrasi Demi Keutuhan NKRI", acara tersebut diselenggarakan oleh Bandung Melenial Working (BMW) Kamis, (25/04/2019).
Sebanyak 110 peserta mengikuti acara tersebut, acara dihadiri oleh penanggungjawab Sdr. Aziz MM. Menurutnya, Komunitas Bandung Milenial Working adalah kumpulan para pemuda milenial yang mempunyai jiwa yang besar dalam menjaga Pancasila dari segala bentuk ancaman demi keutuhan NKRI.
"Bahwa Pemilu 2019 ini jauh lebih berbeda dengan Pemilu-pemilu sebelumnya. Bahwa kaum Milenial mulai saat ini, hari ini harus menjaga situasi yang kondusif, yang tidak mudah terprovokasi dari berita hoax yang dilakukan oleh sekelompok yang sengaja untuk memecah belah Bangsa." Jelas Aziz.
Lanjutnya, banyak berita yang sifatnya untuk mengadu domba dengan cara memberikan opini negatif ke publik. Issue Sara, issue PKI, issue kecurangan lembaga survei dan issue people power dibuatnya. Issue tersebut lah yang merupakan bentuk opini yang terjadi saat ini.
Oleh karena itu, sebagai kaum Milenial yang sebagai para penerus generasi bangsa harus dan wajib untuk ikut serta menjaga bangsa ini untuk menolak berita hoax, menolak poeple power yang merusak bangsa. Kemudian acara dilanjutkan dengan Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019 yang dibacakan oleh Sdr. M. Aziz diikuti oleh peserta Deklarasi yang berisikan Naskah Deklarasi.
"Saudara-saudaraku Se-Bangsa dan Se-Tanah air dimanapun berada. Dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat Rabbi Illahi Alhamdulillah pesta demokrasi Pemilu Serentak 2019 telah dilaksanakan. Sejarah mencatat Pemilu 2019 adalah Pemilu pertama dilaksanakan serentak untuk Pilpres & Pileg dengan berbagai prosesnya." Ungkapnya.
Sementara itu menurut Roni Ketua BMW, sebagaimana anak bangsa patut mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu (KPU & Bawaslu) serta aparat keamanan (TNI & Polri), sehingga penyelenggaraan Pemilu Serentak berjalan dengan lancar, juga kepada para pemantauan independen Pemilu serta seluruh warga negara yang telah menggunakan hak konstitusinya.
Acara dilanjutkan dengan DEKLARASI pernyataan sikap yang dipimpin oleh Roni (Ketua BMW). Dengan membacakan secara bersama.
a. Tetap menjaga dan merawat nilai² persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI.
b. Tetap merawat ukhuwah dan silaturahmi sesama warga negara.
c. Bersama- sama menjaga situasi kondusif untuk tidak mudak terprovokasi terhadap hasil rapat pleno KPU RI.
d. Kepada semua pihak (baik kontestan/ para pendukung) untuk menahan diri bersabar menunggu perhitungan manual & pengumuman resmi dari KPU RI.
e. Tidak melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum yang berlaku.
f. Tidak melakukan aksi-aksi & opini yang provokativ dan kontraproduktif.
g. Menyerukan semangat Ke-Bhinekaan.
"Kami Para Pemuda Bangsa menyatakan dengan tegas, bahwa kami anti People Power, Menolak People Power." Tegasnya.
(Acep)

No comments