ESTI: OKNUM BERBISNIS DI PSSI AKIBATKAN KECURANGAN LIGA
![]() |
| Esti 'Sciucatti' Puji Lestari, CEO Persijap Jepara. |
Jakarta, Media3.id- Kecurangan-kecurangan yang kerap terjadi dalam liga laga sepakbola PSSI dipicu oleh settingan yang dibuat oknum-oknum di tubuh PSSI yang mengedepankan niat berbisnis dalam industri sepakbola nasional.
Hal ini dikemukakan Chief Executive Officer (CEO) Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, menanggapi akan diselenggarakannya Konggres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 27 Juli 2019 mendatang di Jakarta oleh Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN).
Ia mengatakan oknum-oknum tadi duduk di hampir semua lini komite yang ada di PSSI, seperti Komite Disiplin, Komite Etik, Komite Eksekutif dan lainnya.
"Dengan memiliki kewenangan di masing-masing komite yang ditempati, mereka berupaya menjadikan PSSI sebagai rumah bisnis mereka di dunia industri sepakbola dalam negeri", ucap Esti.
Istri pesepakbola Argentina, Carlos Raul Sciucatti, ini mencontohkan bentuk kecurangan salah satunya 'match setting' tiap pertandingan. "Melalui match setting ini skor dan statistik pertandingan mereka atur sedemikian rupa. Dari sini diberlakukan tarif siluman bila klub menginginkan skor dan statistiknya lebih tinggi dibanding klub lawan tandingnya dalam grup maupun lintas grup", papar Esti seraya menambahkan bahwa praktek kecurangan semacam ini sudah berlangsung sejak musim kompetisi di tahun 2017.
Sebagaimana bukti kecurangan yang ia sampaikan kepada Satgas Anti Mafia Bola, Januari 2019 silam di Polda Metro Jaya, Esti mencontohkan match setting yang mengakibatkan kekalahan Persijap di babak penyisihan Grup 3 Liga 2 Musim Kompetisi 2017. "Persijap dicurangi, dan mengalami kekalahan di empat laga saat bertanding dengan PSS Sleman, Persibat Batang, Persibangga Purbalingga dan Persip Pekalongan", tukasnya memungkasi perbincangan. ▪ (Shaleh Rudianto)

No comments