ads

ads header

Breaking News

NEKAT LEWAT, BONEK DICEGAT

Berbagai barang bawaan suporter Persebaya, Bonek, yang disita oleh tim Black Squad Polres Klaten.


Klaten, Media3.id-  Polisi menghentikan rombongan kelompok suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania, di Kartasura, jelang laga Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7) malam esok dalam Liga 1 Indonesia Musim 2019.

Seperti diketahui, sebelumnya Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan telah menghimbau Bonek tidak hadir di pertandingan tersebut demi menghindari potensi 'gesekan' yang tidak diinginkan. Panpel PSS Sleman pun lantas tidak menyediakan tiket untuk bonek.

"Ada surat dari warga sekitar Stadion Maguwoharjo yang keberatan jika suporter Persebaya datang ke stadion," kata Ketua panpel PSS, Tri Mulyanta, melalui pesan pendek yang diterima Media3.id, Kamis (12/7).

Akan tetapi ada sejumlah Bonek yang tetap nekat datang ke Sleman untuk menonton tim kesayangannya itu dengan menumpang truk. Polisi kemudian menghentikan rombongan itu di pertigaan Kartasura, Sukoharjo, Jumat (12/7) dan diminta turun dari truk.

Wakapolres Klaten, Kompol Muhammad Zulfikar Iskandar, S.IK., saat memimpin operasi cegat Bonek Mania di sepanjang jalur Delanggu - Prambanan, Klaten. (dok. Humas Polres Klaten)


Sebelumnya, pada hari yang sama saat masih dini hari, rombongan bonek dicegat oleh Tim Black Squad polres Klaten di depan sentra pengisian bahan bakar umum (SPBU) Krapyak, dekat gerbang keluar Terminal bus Ir. Soekarno. Operasi 'cegat' ini dipimpin Wakapolres Klaten, Kompol Muhammad Zulfikar Iskandar, S.IK bersama Kabag. Ops. AKP. Didik Sulaiman, S.IK.

Dalam keterangan tertulis yang dirilis Humas Polres Klaten, operasi ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban umum dan sesuai dengan  ketentuan  yang sudah diberlakukan. Tim Black Squad yang dikomandoi Kasat Sabhara, AKP. Edi Sukamto, SH., MH., berhasil menghentikan laju 354 personil Bonek yang umumnya masih berusia remaja. Didapati pula mereka membawa berbagai barang terlarang seperti miras jenis ciu, gear sepeda motor, pisau, rantai dan semacamnya. Bahkan mereka masing-masing  hanya berbekal uang paling banyak lima puluh ribu rupiah.▪

 (Shaleh Rudianto)



No comments