ads

ads header

Breaking News

SEKTOR V CITARUM.HARUM CEGAH EROSI DAN LONGSOR BANTARAN.


   Media3.Id Solokanjeruk– Aksi nyata yang dilakukan satgas Citarum Harum Sektor V guna mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat rusaknya bantaran sungai dan erosi tanah berdampak terjadinya longsor di bantaran sungai  Citarum salah satunya adalah dengan cara penanggulangan serta pencegahan dini dengan cara pemasangan bambu secara kerucut agar dapat menahan terjadinya erosi tanah bantaran Sungai Citarum.

 Hal ini di lakukan Sektor V  Satgas Citarum Harum di bawah garis Komando Kolonel Inf Soemarno selaku Dansektor V bersama warga setempat, Jumat( 26/4) pagi.

 Menurut Dansektor V," Kerusakan lingkungan(erosi tanah longsor bantaran sungai Citarum) dan ekosistem di Daerah Alisan Sungai (DAS) Citarum telah menjadi keprihatinan secara nasional maupun menjadi perhatian dunia internasional. Hal ini ditandai dengan meningkatnya bencana alam yang dirasakan, seperti bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan yang semakin meningkat dan meluas didaerah DAS Citarum," jelasnya.

   Rendahnya daya dukung DAS sebagai daerah ekosistem diduga merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam yang terkait dengan air yang tercemar. Kerusakan DAS dipercepat oleh peningkatan pemanfaatan secara negatif sumberdaya alam sebagai akibat dari pertambahan penduduk dan perkembangan ekonomi, konflik kepentingan dan kurang keterpaduan dalam mengelola DAS baik diwilayah hulu-tengah-hilir," tegas Dansektor V.

  Masih menurut Dansektor V,"Sungai Citarum sungai besar yang mendapatkan predikat menjadi sungai terkotor, penuh sampah, bantarannya tidak terawat, terjadi pendangkalan dan pada musim hujan akan membawa banjir dibeberapa wilayah yang dilaluinya membawa dampak rusaknya ekosistem Sungai Citarum diantaranya juga terjadi longsor erosi tanah dampak dari kikisan air sungai Citarum." Ucapnya.

 Kolonel Inf Soemarno menambahkan," Upaya yang kami lakukan bersama warga desa kampung Citoke Rw 10 ds  Rancakasumba kecamatan Solokanjeruk yakni pengambilan bambu dan pohon Lamtoro yang di tanam dam di pasang di lokasi rawan longsor erosi tanah sepanjang 85 Meter s/d 100 Meter dengan ketinggian serta kedalaman 5 mtr s/d 7 mtr dan lebar 5 mtr s/d 7 mtr." terangnya.

. Selain pencegah erosi pada bantaran Sungai Citarum, upaya yang kami lakukan yaitu penghijauan dengan menanam pohon bibit pohon keras terus kami lakukan di sepanjang bantaran sungai Citarum wilayah Sektor V." Pungkasnya.(.Arbim)

No comments